Tertawa merupakan puncak kegembiraan,
titik tertinggi keceriaan dan ujung dari suka cita.
Namun,
yang demikian itu adalah tertawa yang tidak berlebihan
sebagaimana pepatah
“Janganlah engkau banyak tersenyum atau tertawa,
sebab bila berlebihan (tidak pada tempatnya) akan dapat mematikan hati.
Tersenyum dan tertawalah sewajarnya”
laa tahzan, tersenyumlah...
23.31 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar